Translate
Senin, 16 Februari 2015
Alur sang mawar..........
Mawar yang kau titipkan kemarin belum layu,Namun mengapa hatimu sudah beku membatu.Menutupi setiap celahnya dengan kesepian yang kau nikmati sendiri dan tak berbagi.Masih kusimpan rapi di dalam vas agar tetap segar mawar itu,bukan untuk mencairkan kebencian mu namun biar kau tau saja cinta itu ada dan tak dapat mati walau kau yang sang pencinta sudah tak mau tau.Ku biarkan saja seperti ini,membiarkan kau berautis ria dengan dunia mu.Memberikan waktu kau sejenak dengan pemikiran mu,nanti setelah kau lelah menertawai fakta tentang kekalahan saat itu aku datang,Kita berbincang,menunjukan mu bagai mana cara berjalan maju yang mungkin saja kau telah lupa kalau kau pernah begitu.Nanti setelah kau mampu akan ku biarkan mawar itu layu biarkan jatuh hanya sisakan tangkai kering dengan duri kurus di tepinya.Aku hanya melihat dan tak akan lagi menemani,Membiarkan mu agar memilih mawar yang mana yang kau raih lalu kau taruh di vas lusuh yang kemarin.Dan kini gilaran ku mengautiskan dunia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar